Pesta Sabu di Kamar Mandi Digerebek

Beli Patungan

0 55
Pelaku yang diamankan polisi

Sragen, Memo Jateng – Dua orang pria ditangkap setelah kepergok memakai narkoba jenis sabu di sebuah kamar mandi kosong di Dukuh tranggul Desa Tanggul kecamatan Gondang Sragen.
Keduanya di gerebek petugas dari Satuan Narkoba Polres Sragen. Usai digerbek dua pemuda tersebut diamankan dan dibawa ke Mapolres.

“Keduanya kedapatan asyik nyabu lalu ditangkap dan dibawa ke Mapolres Sragen,“ terang Kasat Narkoba AKP Joko Satriyo

dalam keterangannya mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, kemarin.
Penggerebekan dan penangkapan tersangka yang memakai narkoba jenis sabu itu dilakukan petugas setelah sebelumnya memperoleh informasi dari warga setempat. Kepada petugas warga melaporkan adanya pesta sabu yang acapkali dilakukan sekelompok pria di sebuah kamar mandi kosong di Dukuh Tanggul.
“Setelah kita dalami, kita lakukan penggerebegan dan berhasil menangkap kedua pelaku, berikut barangbukti sabu dan alat yang digunakan nyabu,“ terang AKP Joko kembali.
Informasi di kepolisian menyebutkan, kedua pelaku yang diamankan bernama Bernades Eko Satoto (26) dan Agus Ari Wibowo alias Penyong (27). Keduanya warga Dukuh Tanggul Gondang.
Selain mengamankan dua tersangka pemakai narkoba, petugas juga mengamankan barang bukti. Diantaranya berupa satu klip plastik kecil yang berisi sisa sabu seberat 0,2 gram,sebuah bong alat hisap sabu, pipet kaca yang masih tersisa serbuk putih diduga sabu, korek api gas yang sudah di stel nyala kecil, dan botol olie merk SGO 4 T.
Tersangka kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Sragen. Keduanya bakal dijerat pasal 112 (1) jo Pasal 127 (1) UU no. 35/ 2009 tentang narkotika, dengan status sebagai pengguna.
AKP Joko menjelaskan, berdasar keterangan, kedua memperoleh sabu dari kawannya yang saat ini masih menjadi daftar pencarian orang (DPO) petugas. Keduanya mengakui mereka selalu membeli sabu bersama sama pula dengan tersangka yang kini masih dicari secara patungan.(sra/sur)

Leave A Reply

Your email address will not be published.