Keluarga Korban Minta Pelaku Pengeroyokan Dihukum Berat

Sidang perdana pemeriksaan perkara dugaan pengeroyokan terhadap Heri Sugiyanto di PN Pati.

0 49
Sidang penganiayaan di PN Pati
Pati, Memo Jateng – Kasus dugaan pengeroyokan dengan korban Heri Sugiyanto warga Desa Srikaton, Kecamatan Kayen mulai disidangkan di PEngadilan Negeri (PN) Pati, Kamis (11/10). Sidang digelar dengan agenda pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pati.
Sidang diikuti puluhan massa dari pihak terdakwa yang ikut menyaksikan. Sementara dari pihak korban, beberapa orang juga hadir.
Sementara dalam dakwaannya, jaksa mengungkapkan, pengeroyokan terjadi tanggal 6 Juli 2018 lalu. Pada saat itu terdakwa sudah merencanakan untuk mengkeroyok korban usai menonton dangdut di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen.
Pelaku memukul korban dengan menggunakan batu. Korban yang berusaha menangkis menggunakan kedua tangannya, justeru dihantam di bagian punggung hingga mengalami luka parah.
Korban disebut sempat disekap pelaku dengan posisi kedua tangan korban di belakang punggung. Korban yang tidak bisa melawan, akhirnya diselamatkan warga yang datang.
Tito Karno, salah satu kerabat korban mengatakan, kedua terdakwa diakuinya, sering membuat onar di kampung.

“Mereka merencanakan mengeroyok pada saat pertunjukan dangdut itu,” jelasnya.

Pihaknya berharap majelis hakim memberikan hukuman yang maksimal kepada para terdakwa, agar mereka jera.
“Kami berharap hakim memberikan putusan seadil-adilnya dengan hukuman seberat-beratnya,” kata Tito.(pat/sur)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak
Leave A Reply

Your email address will not be published.