Yang Pipis Minim, Penjaga Toilet SPBU Mengeluh

Toilet di SPBU
0 16

Demak, Memo Jateng – Penjaga toilet di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan jalur Pantura Timur Jawa Tengah mengeluh. Penyebabnya, jumlah pemudik yang melintasi jalur pantura timur Kudus-Demak, pada Lebaran 2019 berkurang. Imbasnya, pendapatan mereka menurun.

Penjaga toilet di SPBU Kerawang Kudus, Masfuk mengatakan, sejak adanya tol, jumlah pemudik yang memanfaatkan tempat peristirahatan di SPBU Kerawang Kudus menurun drastis. Hal itu terlihat dari jumlah mobil pemudik yang masuk ke kompleks SPBU. “Pengalaman tahun lalu, banyak pemudik yang memanfaatkan toilet di SPBU,” ujarnya, Senin (10/6).

Dari 11 toilet yang tersedia, sepanjang arus mudik Lebaran tidak pernah penuh, sedangkan pada tahun sebelumnya selalu penuh pemudik yang memanfaatkan fasilitas tersebut. Akibatnya, pemasukan dari jasa toilet tidak sampai Rp300 ribu. Padahal, lanjut dia, pada tahun sebelumnya bisa dua kali lipatnya.

Pengelola toilet di SPBU Wonoketingal Demak Sabar, juga mengakui hal yang sama bahwa sejak ada tol berdampak pada pemasukan dari jasa toilet. Biasanya, kata dia, untuk jaga mulai pagi hingga sore hari bisa mendapatkan pemasukan hingga lebih dari Rp400 ribu, kini turun hingga 40 persen.

Pada tahun sebelumnya, H-7 Lebaran sudah ramai pemudik, sedangkan pada tahun ini hingga mendekati Lebaran yang dianggap puncak arus mudik masih tetap sepi karena jumlah pemudik yang memanfaatkan tempat peristirahatan di SPBU minim.(ara/mht)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak

Leave A Reply

Your email address will not be published.