JPNU Komitmen Kuatkan Pendidikan Politik yang Positif

Inisiator JPNU Ida Fauziyah saat berbicara dalam "Doa untuk Indonesia" di Semarang.
0 18

Semarang, Memo Jateng – Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama (JPNU) menegaskan tidak akan pernah berhenti melakukan pendidikan politik yang positif bagi masyarakat.

“Kita akan terus memperkuatnya di basis-basis kita. Ini juga sebagai upaya untuk mempertahankan ajaran ahlus sunnah wal jamaah,” ujar Inisiator JPNU Ida Fauziyah dalam acara “Doa untuk Indonesia” di Semarang, Kamis (23/5).

Hadir dalam acara tersebut Rois Syuriah PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh, Ketua Muslimat NU Jateng Prof Ismawati, Ketua Fatayat NU Jateng Tazkiyatul Mutmainnah.

Adapula Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jateng KH M Yusuf Chudlori, dan Sekretaris DPW PKB Jateng Sukirman.

Ida Fauziyah mengatakan, Pilpres 2019 sudah menjadi titik awal, dimana JPNU terus mengajak semua lapisan masyarakat untuk memberikan hak pilihnya.

“Hasilnya di Jawa Tengah, partisipasi pemilih sangat tinggi, sekira 82 persen. Lebih tinggi dari Pilpres 2014, maupun pemilihan gubernur-wakil gubernur 2018,” sebut mantan calon wakil gubernur Jawa Tengah ini.

Selain itu, lanjut Ida, JPNU, yang memberikan dukungan kepada Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin juga turut menyumbang suara yang cukup signifikan.

“Sampai 77 persen suara untuk pak Jokowi-Kiai Ma’ruf di Jawa Tengah ini,” terangnya.

Menurut Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) PBNU ini, kunci dari kemenangan Jokowi-Amin, adalah solid.

“Semua bisa satu padu untuk memenangkan pasangan pak Jokowi-kiai Ma’ruf,” tegasnya.

Pasca Pilpres, Ida mengajak, semua masyarakat untuk tetap bersatu. Sebab masa depan negara ini adalah hal yang paling utama.

“Kita juga berdoa pemimpin yang terpilih benar-benar amanah, dan membawa rakyat Indonesia sejahtera, dan bisa membawa Indonesia semakin maju,” katanya.

Dalam acara itu, Ida memberikan apresiasi bagi kader-kader JPNU Jawa Tengah, karena partisipasi pemilih di daerahnya naik tajam. Beberapa daerah yang memperoleh penghargaan antara lain, Kabupaten Pati, Grobogan, Wonogiri, Jepara, dan Kabupaten Semarang.

“Pemilih perempuan itu rata-rata lebih banyak. Dengan terlibat aktif, maka demokrasi di Negara ini akan semakin berkualitas,” kata Ida.

Ketua DPW PKB Jateng KH M Yusuf Chudlori mengatakan, kaum perempuan punya kekuatan lebih.

“Kita berharap, JPNU terus melakukan pendidikan politik yang positif. Termasuk masuk ke pesantren-pesantren,” katanya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merampungkan rekapitulasi perhitungan suara Pilpres 2019. Dalam perhitungan tersebut, pasangan Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin menang dengan 85.607.362 suara atau sebesar 55,50 %.

Di Jawa Tengah, pasangan Jokowi-Amin mampu meraih 16.825.511 suara atau 77,29 persen. Pasangan ini juga menyapu bersih keunggulan di 35 kabupaten/kota. Angka yang diraih Jokowi di Jawa Tengah juga lebih tinggi dibanding Pilpres 2014 silam, dimana Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla meraih 12.959.540 suara atau 66,65 persen.

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak

Leave A Reply

Your email address will not be published.