Miliki Senjata Khusus

Cayetana Alvarez
0 25
Cayetana Alvarez
Perempuan kelahiran Madrid, Spanyol 15 Oktober 1975 ini adalah seorang jurnalis dan sejarawan Spanyol dan anggota Partai Populer. Dia juga tercatat sebagai deputi Madrid di badan hukum IX dan X dari Cortes Generales.

Meski demikian dia memiliki darah Argentina dan kebangsaan Prancis. Setelah menghabiskan tahun-tahun pertama masa kecilnya di London, dari usia tujuh tahun dia tinggal di Buenos Aires, mendidik dirinya sendiri di Sekolah Northlands yang eksklusif.

Pemilik nama lengkap Cayetana Alvarez de Toledo ini kembali ke Inggris untuk melanjutkan kuliahnya di universitas. Di negeri Ratu Elisabeth tersebut dia lulus sebagai lulusan dalam Sejarah Modern dari Universitas Oxford. Dia memperoleh gelar doktor dengan tesis tentang Uskup Juan de Palafox Viceroy dari Spanyol.

Setelah mendapatkan gelar Ph.D-nya, pada September 2000, dia bergabung dengan surat kabar El Mundo, pertama di bagian Opini dan kemudian di Ekonomi.
Pada tahun 2006 ia diangkat sebagai kepala staf Sekretaris Jenderal Partai Popular, Angel Acebes, dengan misi sebagai penasihat tentang strategi politik, mengelola agendanya dan mengkoordinasikan persiapan pidato-pidatonya dan intervensi parlemen.

Dia berpartisipasi dalam pemilihan umum tahun 2008 dalam daftar Partai Populer untuk distrik Madrid. Dia menjadi wakil dari Badan Legislatif, di mana dia menjabat sebagai wakil juru bicara Kelompok Parlemen Populer.

Pada tahun 2011 dia kembali ke pemilihan umum sebagai nomor 10 dari daftar populer. Dalam Kongres dia wakil presiden Komisi Campuran untuk Uni Eropa dan anggota Komisi Keadilan dan Konstitusi dan di Partai Populer Madrid dia bertanggung jawab untuk bidang analisis.

Pada tahun 2014, dia menulis sebuah artikel di Financial Times melawan niat pro-kemerdekaan nasionalisme Catalan. Pada tahun itu dia juga mempromosikan sebagai salah satu penandatangan pertama manifesto konstitusionalis.

Dia berusaha untuk melibatkan warga Spanyol dalam membela tatanan konstitusional sebelum nasionalisme Catalan, yang dipahami sebagai ancaman terhadap “kesetaraan orang Spanyol”.

Pada tanggal 14 Oktober 2015, melalui surat kabar El Mundo dia mengumumkan tidak akan maju lagi sebagai kandidat untuk wakil Partai Rakyat, karena perselisihan dengan kebijakan presiden pemerintah, Mariano Rajoy. Utamanya dalam hal regenerasi demokratis.

Dia mendapatkan popularitas khusus pada Januari 2016, ketika dia mengkritik Cabalgata de Reyes yang diorganisir oleh Dewan Kota Madrid.
Pada bulan Juni 2018, dia menerbitkan sebuah artikel opini setelah pembubaran Pemerintah Mariano Rajoy karena gerakan kecaman yang diajukan terhadap dirinya. (itr/mht)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak.

Leave A Reply

Your email address will not be published.