Supersub Ole?

0 30


Ole Gunnar Solskjaer resmi ditunjuk sebagai pelatih interim Manchester United sampai akhir musim. Penunjukannya memang menuai pro dan kontra. Solskjaer dinilai sebagai salah satu perjudian MU, bisa sukses, atau justru semakin terpuruk.

Beberapa waktu lalu, MU memutuskan memecat Jose Mourinho karena tak puas dengan kinerja pelatih asal Portugal itu. MU menelan kekalahan di laga-laga penting dan puncaknya saat takluk dari Liverpool, Mourinho kehilangan jabatannya.

Nama-nama seperti Zinedine Zidane, Antonio Conte, dan Laurent Blanc tengah menganggur tetapi MU justru mengabaikan kandidat-kandidat itu. Setan Merah justru memilih Solskjaer, yang tampaknya menyembunyikan niat tertentu.

Sepanjang kariernya di Manchester United, Solskjaer lebih sering lekat dengan status pemain cadangan. Namun hal itu tak menghambat ketajaman Solskjaer.
Solskjaer berhasil mencetak 126 gol dari 366 laga bersama Manchester United sepanjang 11 musim di klub tersebut.

Momen paling dikenal dari karier Solskjaer adalah saat ia mencetak gol kemenangan di final Liga Champions 1999. Gol Solskjaer membuat Manchester United meraih treble di musim tersebut.

Sebagai manajer, Solskjaer merintis kariernya dari bawah. Solskjaer pernah menangani tim cadangan Manchester United dan berprestasi di sana. Paul Pogba adalah salah satu anggota tim yang ditangani oleh Solskjaer saat itu. Setelah itu, Solskjaer berhasil membawa Molde juara Liga Norwegia pada 2011 dan 2012.

Kepiawaian Solskjaer kembali diuji kali ini. Ia harus bisa membuktikan dirinya punya sentuhan magis saat ditunjuk sebagai supersub. Status supersub kali ini akan tetap menempatkannya di pinggir lapangan, namun dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar. (sol/mht)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak

Leave A Reply

Your email address will not be published.