Glamor Berlidah Tajam, Senjata Rahasia Suami

0 5


Cristina Elisabet Fernandez de Kirchner, lahir di La Plata, Provinsi Buenos Aires, Argentina, 19 Februari 1953. Perempuan ini adalah Presiden ke-55 Argentina. Sebelumnya, Christina adalah ibu negara Argentina dari tahun 2003-2007 kala suaminya, Nestor Kirchner menjabat sebagai presiden.

Dia adalah Presiden perempuan pertama terpilih Argentina, dan Presiden wanita kedua yang pernah melayani setelah Isabel Martinez de Peron, 1974-1976.

Fernandez adalah lulusan dari Universitas Nasional La Plata. Dia bertemu suaminya selama studi, dan mereka pindah ke Santa Cruz untuk bekerja sebagai pengacara. Pada bulan Mei 1991, ia terpilih untuk legislatif provinsi.

Antara 1995 dan 2007, ia berkali-kali terpilih menjadi anggota Kongres Nasional Argentina, baik sebagai Deputi Nasional dan Senator Nasional. Selama presiden Kirchner (2003-2007) ia bertindak sebagai First Lady.

Fernandez dipilih Front untuk Kemenangan calon presiden pada tahun 2007. Dalam pemilihan umum Oktober 2007, ia memperoleh 45,3% suara dan memimpin 22% dari saingan terdekatnya.

Sebagai Presiden, First Lady, dan kemudian, ia juga menjadi ikon fashion untuk wanita, dan penganjur terkemuka hak asasi manusia, kesadaran kemiskinan dan peningkatan kesehatan.

Fernandez memulai karier politiknya di fraksi Tendencia Revolucionaria dari Partai Justisialis pada tahun 1970-an, dan terpilih menjadi wakil provinsinya di provinsi Santa Cruz di daerah Patagonia pada 1989 and terpilih kembali pada 1993.

Pada 1995, ia terpilih untuk mewakili Santa Cruz di Senat. Pada 1997, ia juga terpilih di Dewan Perwakilan. Pada 2001, ia kembali memenangi kursi di Senat. Pada pemilu November 2005 ia menghantarkan kemenangan suaminya dengan selisih 25 poin lebih banyak dari lawan-lawannya.

Kemenangan tersebut dapat memperteguh dukungan sayap kiri-tengah yang merupakan basis politik suaminya di Buenos Aires. Para pengamat menilai, Cristina Fernandez adalah senjata rahasia suaminya, sebagaimana Eva Peron menjadi senjata rahasia Juan Peron.

Dia dikenal karena lidahnya yang tajam dan penampilannya yang glamor. Seperti Evita, Cristina lebih suka tampil dengan suaminya. Di tempat asalnya (Santa Cruz), ia dikenal karena pidatonya yang panjang dan berapi-api. Ia dijuluki “Panther Patagonia” dan dikatakan mempunyai pengaruh yang sangat kuat atas suaminya. Senat mempercayainya karena suaminya berhasil membuktikan perbaikan ekonomi sejak memimpin Argentina pada tahun 2003.

Fernandez sukses menghantarkan suaminya dalam pencalonan presiden Argentina pada 2003 untuk calon partai Justisialis dan suaminya memenangi pemilu kali itu. Sebagai First Lady, ia dikenal dekat dengan kekuasaan. Pamornya hampir sama dengan popularitas Eva Peron yang juga pernah tampil sebagai ibu negara Argentina.

Belakangan, kasus korupsi menerpanya. Namun dia membantah memimpin jaringan korupsi yang menawarkan kontrak-kontrak pekerjaan umum kepada perusahaan-perusahaan besar yang memberi suap selama dua periode jabatannya sebagai pemimpin negara itu.

Mantan presiden itu disebut-sebut dalam kasus yang dianggap sebagai korupsi terbesar dalam beberapa tahun terakhir di Argentina. Sejauh ini, ada 38 tersangka dan 15 ditangkap dalam kasus yang mencakup para penggerak bisnis dan politik dan kegiatan mereka selama pemerintahan Fernandez dan mendiang suami serta pendahulunya Nestor Kirchner.(itr/mht)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak.

Leave A Reply

Your email address will not be published.