Survei Pemenang Pemilu 2019 di 10 Provinsi. Bagaimana di Jawa Tengah?

0 1


Jakarta, Memo Jateng – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis survei tentang peta dukungan untuk partai politik di 10 provinsi besar di Indonesia. Ke-10 provinsi tersebut adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, dan Sulawesi Selatan.

“Dari 10 provinsi itu, PDI-Perjuangan dapat suara paling banyak di lima provinsi,” ujar peneliti LSI Denny JA Adjie Alfaraby, Jumat (2/11).

Menurut Adjie, margin of error dalam survei ini di setiap provinsi adalah 4,1 persen.

Di Jawa Tengah, hasil survei itu menempatkan perolehan suara PDI-P yang paling besar dengan presentase 46,0 persen. Urutan kedua adalah Partai Gerindra, tetapi presentasenya jauh di bawah PDI-P, yakni 6,2 persen.

Sementara di DKI Jakarta PDI-P mendapat 23,1 persen, 34,0 persen di Lampung, 26,5 persen di Sumatera Selatan, dan 28,0 persen di Sumatera Utara.

Diluar lima provinsi tersebut, ada Partai Gerindra yang unggul di tiga provinsi yaitu Jawa Barat, Riau, dan Banten. Dukungan untuk Partai Gerindra di Jawa Barat mengalami kenaikan cukup signifikan. Dari dukungan 11,2 persen pada Pileg 2014, perolehan suara Gerindra di Jawa Barat saat ini mencapai 20,2 persen.

“Di Jawa Barat, Gerindra berhasil menempati posisi pertama menggantikan posisi PDI-P,” kata Adjie.

Kemudian di Provinsi Riau, Gerindra mendapat dukungan sebesar 22,2 persen. Sementara itu, perolehan dukungan Partai Gerindra di Banten adalah sebesar 26,3 persen. PDI-P dan Partai Gerindra hanya menyisakan dua provinsi untuk dimenangkan partai lain.

Sementara Partai Golkar menang di 1 provinsi yaitu Sulawesi Selatan, dengan dukungan sebesar 23,5 persen. Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa menjadi yang teratas di Provinsi Jawa Timur dengan elektabilitas 21,7 persen. Namun, besaran suara PKB bersaing ketat dengan PDI-P yang meraup 21 persen suara.

“Seperti mengulang kembali pertaruangan di pemilu sebelumnya. Saat itu PDI-P memperoleh 17,9 persen dan PKB mendapat 17,7 persen,” tandasnya. (kar/mht)

Leave A Reply

Your email address will not be published.