Selalu Bikin Gempar, Picu Ancaman Pribadi

0 4


Nikita Klaestrup adalah anggota dari partai konservatif di Denmark.Sebelumnya, perempuan kelahiran 8 November 1994 ini adalah adalah anggota dari Aliansi Liberal, tetapi anggota Konservatif Muda sampai setelah pemilihan umum tahun 2015.

Nikita merupakan putri seorang ayah Demokrat Sosial dan seorang ibu yang merupakan mantan anggota Aliansi Merah-Hijau. Dia berasal dari Kotamadya Guldborgsund. Dia tercatat sebagaisiswa dari Vordingborg Gymnasium dan HF, dan sekarang menjadi mahasiswa retorik di Universitas Kopenhagen.

Selama waktunya di partai itu, dia adalah presiden asosiasi lokal di Lolland-Falster KU dari 2012-2014. Dia mencalonkan Partai Konservatif Rakyat dalam pemilihan lokal Denmark pada 2013 untuk dewan di Guldborgsund Municipality. Dia menerima 128 suara pribadi, tetapi tidak terpilih. Dia kemudian berubah menjadi Aliansi Liberal setelah pemilihan umum pada tahun 2015.

Nikita menulis surat kepada editor setelah Copenhagen Pride (parade kebanggaan gay tahunan Kotamadya Kopenhagen) yang tidak menyetujui acara tersebut sebagai mempromosikan diskriminasi homoseksualitas. Dia mencatat bahwa parade berkontribusi pada stigmatisasi homoseksual yang tidak ingin dikaitkan dengan “parade sirkus” ini.

Selain itu, dia telah mengkritik Freetown Christiania beberapa kali, termasuk pidato pada tahun 2014 di Berlingske, di mana ia menyebutnya sebagai “masyarakat paralel yang berbahaya” dan “aib bagi Kopenhagen”, yang “merupakan penghinaan bagi Denmark yang taat hukum.”

Dia percaya bahwa Freetown harus dinormalisasi dan diubah menjadi daerah pemukiman biasa. Komentarnya menyebabkan reaksi kekerasan, termasuk beberapa ancaman pribadi. Seorang wanita 18 tahun kemudian dijatuhi hukuman penjara yang ditangguhkan karena membuat ancaman pembunuhan terhadap Nikita.

Nikita memang tidak bisa dikatakan 100% bahwa dia adalah politikus karena salah satu situs web Denmark menyebutkan dia hanyalah seorang komentator politik dan juga Nikita adalah seorang model.Melihat wajah dan postur tubuhnya, tidak heran jika dia mempunyai profesi sebagai model.

Dia sendiri telah bekerja sebagai model fashion selama beberapa tahun, termasuk foto-foto topless. Kombinasi pekerjaan politiknya dan penampilan fisiknya telah memberinya banyak publisitas media.

Pertama kali dia menerima perhatian adalah selama pemilihan Kota pada 2013, ketika dia memenangkan kompetisi untuk pemilihan bayi tahun ini.Di gala peringatan 110 tahun University of Copenhagen di tahun 2015, dia menghadiri gaun halter terbalik yang menyebabkan kegemparan di media Denmark dan asing.

Belakangan tahun itu dia muncul dalam pemotretan untuk majalah pria M! yang juga menunjukkan dia berpakaian minim di sampul depan. Pertunjukan medianya membuatnya menjadi politisi Denmark yang paling Googled dan wanita Denmark yang paling Googled dalam survei oleh Google Denmark pada tahun 2015.(itr/mht)

Leave A Reply

Your email address will not be published.